CIBINONG – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bogor, Wawan Hikal Kurdi (Wanhay), mengapresiasi penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) menyusul fenomena hujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau.
Politikus Partai Golkar tersebut menilai langkah Pemkab Bogor mengalihkan sistem belajar untuk jenjang PAUD, SD, hingga SMP sudah sangat tepat.
”Saya sangat mengapresiasi langkah Pemkab Bogor dalam menerapkan PJJ ini karena dapat meminimalkan risiko gangguan kesehatan pada siswa jenjang PAUD, SD, hingga SMP di Kabupaten Bogor,” ujar Wanhay, Selasa (8/9/2026).
Mengenai potensi perpanjangan masa PJJ di wilayah Bumi Tegar Beriman, ia menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada pemerintah daerah.
”Soal diperpanjang atau tidak, saya rasa Pemkab Bogor lebih paham kondisi di lapangan. Yang jelas, kita ingin proses belajar mengajar tetap berjalan dengan mengutamakan keselamatan dan kesehatan siswa,” tegasnya.
Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor 800.1.11.1/90 tentang Mitigasi Abu Vulkanik dan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) pada Senin (7/9/2026).
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bogor, Rusliandy, menyampaikan bahwa pelaksanaan PJJ berlangsung selama dua hari, yakni pada 7–8 September 2026.
“Sehubungan dengan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada timbulnya abu vulkanik di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, demi menjaga keselamatan peserta didik, kami memberlakukan PJJ selama dua hari,” kata Rusliandy. MON







