AMSI, PC Perisai, SPMI dan SSMI Ajak Masyarakat Kabupaten Bogor Tetap Tenang dan Positif

Oplus_131072

BOGOR – Angkatan Muda Syarikat Islam (AMSI) dan Ketua PC Perisai Kabupaten Bogor, bersama Serikat Pelajar Muslimin Indonesia (SPMI) dan Serikat Sarjana Muslimin Indonesia (SSMI) Kabupaten Bogor mengajak masyarakat Bogor untuk menyikapi tenang dan positif.

Sebab, informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait proses hukum yang sedang berjalan dan menyangkut lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk tetap tenang, bijak, dan tidak terburu-buru dalam menyimpulkan berbagai informasi yang beredar,” kata Kang Falah, Nurfalah Zahir Ketua PC Perisai Kabupaten Bogor Ketua AMSI Kabupaten Bogor, Rabu (2/9/2026).

Menurutnya, sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi supremasi hukum, harus bersama-sama menghormati dan memberikan ruang kepada aparat penegak hukum, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), untuk menjalankan tugas dan kewenangannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Proses hukum harus kita hormati, sementara asas praduga tidak bersalah juga harus tetap kita junjung tinggi. Jangan sampai informasi yang belum sepenuhnya jelas justru menimbulkan spekulasi berlebihan, kegaduhan, maupun perpecahan di tengah masyarakat,”tegasnya.

“Kabupaten Bogor adalah rumah besar kita bersama. Karena itu, dalam situasi apa pun, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga kondusivitas daerah. Mari kita kedepankan sikap positive thinking, berpikir jernih, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya,” ungkapnya.

Kang Falah berharap, seluruh roda pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, dan program pembangunan di Kabupaten Bogor dapat terus berjalan sebagaimana mestinya.

“Kepentingan masyarakat tidak boleh terhenti oleh situasi apa pun. Pelayanan publik harus tetap hadir, pembangunan harus terus dilanjutkan, dan seluruh unsur pemerintahan harus tetap bekerja secara profesional sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,” jelasnya.

“Mari kita percayakan proses hukum kepada lembaga yang berwenang dan pada saat yang sama tetap memberikan dukungan moral agar Pemkab Bogor dapat terus menjalankan amanahnya dalam melayani masyarakat,” ujarnya.

Kata Kang Falah, bahwa jangan biarkan perbedaan informasi memecah persatuan. Jangan pula sebuah proses yang sedang berjalan membuat kehilangan optimisme terhadap masa depan Kabupaten Bogor.

“Kita semua tentu menginginkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan rakyat. Oleh karena itu, mari kita jadikan momentum ini sebagai pengingat bersama bahwa pengawasan, perbaikan, dan pembangunan harus berjalan beriringan,” imbuhnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, bahwa Bogor harus tetap kondusif. Bogor harus tetap melayani. Bogor harus tetap membangun.

“Mari bersama-sama menjaga Kabupaten Bogor dengan pikiran yang jernih, sikap yang dewasa, serta semangat persatuan untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar,” pungkasnya. MON