Tiga Orang Dalam Pengurus Kadin Kabupaten Bogor Bertarung, Ini Yang Disampaikan Joy Pandhita 

Oplus_131072

CIBINONG – Steering Committee (SC) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bogor menutup pengambilan formulir pendaftaran bakal calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor periode 2026–2031, Selasa (11/8/2026).

Ketua SC Kadin Kabupaten Bogor Joy Pandhita mengatakan, hingga penutupan pengambilan formulir tidak ada konfirmasi dari pihak lain yang akan mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua.

“Sampai saat ini tidak ada konfirmasi dari pihak lain bahwa akan ada pendaftaran lagi. Jadi, insyaallah, sudah diputuskan bahwa ada tiga orang pendaftar untuk bakal calon Ketua Kadin tahun 2026–2031,” ujar Joy.

Menurut Politisi PPP ini, pendaftar pertama datang dari Hilal Firmansyah yang merupakan anggota luar biasa Kadin dari Gapensi sekaligus salah satu pengurus Kadin Kabupaten Bogor. Sementara kedua datang dari Ridwan Rusliadi yang juga tercatat sebagai pengurus Kadin dan Komisi Tetap bidang Perindustrian dan Perdagangan.

“Yang satu lagi Pak Sulhaji Jompa, beliau merupakan salah satu wakil ketua di Kadin Kabupaten Bogor,” jelasnya.

Setelah tahapan pengambilan formulir selesai, kata Joy, SC Kadin Kabupaten Bogor akan melanjutkan proses menuju pendaftaran dan verifikasi peserta Mukab.

Joy mengatakan, pendaftaran calon peserta yang memiliki hak suara masih dibuka hingga 21 Agustus 2026. Para peserta wajib memenuhi ketentuan kepemilikan KTA-B sesuai persyaratan yang telah ditetapkan.

“Kita nanti verifikasi terkait peserta dulu. Kita verifikasi berapa jumlah peserta yang nanti lolos dan bisa menjadi peserta Mukab,” katanya.

Lebih lanjut, ajoy menjelaskan, pada 22 Agustus 2026 SC akan melakukan verifikasi terhadap tiga bakal calon Ketua Kadin Kabupaten Bogor. Verifikasi tersebut mencakup kelengkapan dokumen dan persyaratan administrasi masing-masing bakal calon.

“Apabila dalam proses verifikasi ditemukan kekurangan dokumen, para bakal calon akan diberikan kesempatan untuk melakukan perbaikan pada 24 Agustus 2026,” terangnya.

Menurutnya, dengan mekanisme tersebut SC memastikan ketiga bakal calon memiliki kesempatan yang sama untuk melengkapi persyaratan yang masih kurang.

“Ketika ada kekurangan, kita kasih kesempatan pada tanggal 24 untuk memperbaiki kekurangannya. Sehingga, kalau kelengkapan atau tanda susulannya bisa berhasil dilengkapi, dipastikan tiga-tiganya lolos,” ungkap Joy.

Selain tahapan bakal calon ketua, SC juga membuka pendaftaran peserta yang memiliki hak suara untuk mengikuti Muskab Kadin Kabupaten Bogor.

Joy menjelaskan, berdasarkan ketentuan dalam PO 215/11/2024, jumlah peserta disebut memiliki batas minimal 50 dan maksimal 200 peserta. Namun, SC Kadin Kabupaten Bogor telah menyepakati untuk membuka kesempatan seluas-luasnya bagi peserta.

“Kami sudah sepakat, SC sudah sepakat bahwa untuk kepesertaan kita buka seluas-luasnya. Jadi tidak dibatasi dari 200 itu, boleh sebanyak-banyaknya. Kalau misalnya ada 600, ya kita mengakomodir 600 menjadi peserta,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, Hingga Selasa (11/08/26) jumlah calon peserta yang mendaftar melalui Google Form masih berada di bawah 50 orang. Namun, jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah karena pendaftaran juga dilakukan secara manual.

Menurut Joy, peningkatan jumlah pendaftar biasanya terjadi menjelang batas akhir pendaftaran. Hal itu tidak terlepas dari adanya koordinasi yang dilakukan oleh masing-masing tim pendukung bakal calon. MON