Elly Rachmat Yasin : Pentingnya Regenerasi Kepengurusan PPP Kabupaten Bogor dengan Melibatkan Lebih Banyak Anak Muda

Oplus_131072

BOGOR – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) kelima di Daerah Pemilihan (Dapil) II yang berlangsung di Desa Limus Nunggal, Kecamatan Cileungsi, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor Elly Rachmat Yasin, Anggota DPRD Jawa Barat H. Muhamad Romli, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Junaidi Samsudin (Junsam), Ketua Fraksi PPP DPRD Kabupaten Bogor Ferry Roveo Checanova, serta Anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Yusuf.

Ketua DPC PPP Kabupaten Bogor, Elly Rachmat Yasin, mengatakan Musancab di Dapil II merupakan yang kelima dari enam daerah pemilihan yang dijadwalkan.

“Ini merupakan Musancab kelima. Artinya, sudah lima dapil yang kami laksanakan dan tinggal satu dapil lagi. Kegiatan ini merupakan kewajiban organisasi setelah pelaksanaan Muscab,” ujarnya kepada Pakar.

Dalam arahannya kepada para pengurus PAC, Elly menekankan pentingnya regenerasi kepengurusan dengan melibatkan lebih banyak anak muda, khususnya dari kalangan milenial dan Generasi Z.

“Melihat perkembangan zaman, banyak partai politik yang mulai diisi anak-anak muda. Karena itu, kami tidak ingin tertinggal. Kami menargetkan minimal 30 persen kepengurusan berasal dari kalangan milenial dan Gen Z,” katanya.

Menurut Elly, semangat dan kemampuan dalam berpolitik tidak ditentukan oleh usia. Ia mencontohkan Anggota DPRD Kabupaten Bogor H. Yusuf yang tetap aktif dan terpilih meski telah berusia lanjut.

“Kita bisa melihat Abah Yusuf yang merupakan anggota DPRD senior. Ini membuktikan bahwa semangat tidak mengenal usia. Beliau yang usianya hampir 70 tahun masih memiliki semangat luar biasa dan mampu meraih kepercayaan masyarakat,” ungkapnya.

Elly pun mengajak generasi muda di Kabupaten Bogor untuk tidak ragu bergabung dan berkiprah di dunia politik, khususnya melalui PPP.

“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi kaum milenial dan Gen Z untuk bergabung. Politik bukan hanya milik yang muda atau yang tua, tetapi milik siapa saja yang memiliki semangat dan komitmen untuk membangun masyarakat,” pungkasnya. ANG